Beli Scaffolding Baru atau Bekas: Cara Menilai Kondisi dan Menghitung Nilai Pakainya

Scaffolding frame baru warna oranye tersusun di dalam kontainer, ilustrasi panduan memilih scaffolding baru atau bekas

Scaffolding bekas layak dibeli jika unitnya lurus, tidak menipis karena karat, seragam ukurannya, dan harganya cukup rendah untuk menutup unit yang harus diafkir serta umur pakai yang lebih pendek. Jika salah satu syarat itu tidak terpenuhi, unit baru biasanya lebih murah per tahun pakai walaupun harga belinya lebih tinggi.

Artikel ini memberi dua alat: daftar periksa kondisi unit bekas dan cara menghitung nilai pakainya.

Kapan bekas masuk akal, kapan baru lebih tepat

KondisiArah pilihan
Bisa memeriksa unit satu per satu sebelum membayarBekas bisa dipertimbangkan
Dibeli dari satu pemilik, satu merek, satu ukuranBekas bisa dipertimbangkan
Pemakaian ringan dan tidak terus-menerusBekas bisa dipertimbangkan
Proyek mensyaratkan dokumen unit atau diaudit K3Baru
Akan dicampur dengan unit yang sudah dimilikiBaru, dengan spesifikasi yang dicocokkan
Dibeli jarak jauh tanpa bisa melihat barangBaru
Dipakai sebagai penyangga beban beratBaru, atau bekas yang sudah diperiksa orang yang kompeten

Risiko utama unit bekas adalah riwayatnya tidak diketahui. Unit yang pernah kelebihan beban, jatuh, atau dilas ulang bisa tampak baik setelah dicat.

Cara memeriksa unit bekas

Diagram 9 titik periksa scaffolding bekas: kelurusan pipa, penyok, karat dan tebal dinding, sambungan las, lubang pin, cross brace, joint pin dan jack base, cat baru, dan keseragaman ukuran
  1. Kelurusan pipa. Gulingkan frame di lantai rata atau tarik benang dari ujung ke ujung. Pipa yang melengkung sudah kehilangan sebagian kapasitasnya dan tidak bisa dipulihkan dengan diluruskan.
  2. Penyok dan lipatan. Penyok di tiang tegak lebih berbahaya daripada di palang datar, karena tiang memikul beban tekan.
  3. Karat. Bedakan karat permukaan yang hilang saat disikat dengan karat yang sudah membuat permukaan berlubang-lubang. Ukur tebal dinding di ujung pipa dengan jangka sorong, lalu bandingkan dengan tebal asalnya.
  4. Sambungan las. Cari retak rambut di pertemuan palang dan tiang. Las yang bentuknya berbeda dari yang lain menandakan perbaikan.
  5. Lubang pin dan pengunci. Lubang yang sudah lonjong membuat cross brace longgar. Pengunci harus masih bisa menahan sendiri.
  6. Cross brace. Periksa paku keling di tengah dan kedua ujungnya. Batang yang bengkok sedikit pun mengubah jarak antar-frame.
  7. Joint pin dan jack base. Pin harus masuk pas tanpa goyang. Ulir jack harus berputar lancar sepanjang batangnya.
  8. Cat baru. Cat tebal yang masih segar pada unit bekas patut dicurigai. Minta izin mengerok sedikit di dekat las dan di bagian bawah tiang.
  9. Keseragaman. Ukur lebar, tinggi, dan jarak antar-lubang pin pada beberapa frame secara acak. Selisih beberapa milimeter saja membuat unit sulit dirakit dan tidak duduk rata.

Pisahkan unit menjadi tiga kelompok: layak pakai, perlu perbaikan ringan, dan afkir. Persentase afkir inilah yang masuk ke hitungan berikutnya. Mencampur unit dari pembuat berbeda dalam satu struktur bukan praktik yang aman, seperti dijelaskan di panduan jenis, komponen, dan ukuran standar scaffolding.

Menghitung nilai pakai

Harga beli tidak bisa dibandingkan langsung, karena unit bekas membawa tiga biaya tersembunyi: sebagian unit tidak layak pakai, sebagian perlu diperbaiki, dan sisa umurnya lebih pendek. Bandingkan biaya per tahun pakai.

Harga efektif per unit layak = harga beli ÷ (1 − persentase afkir) + biaya perbaikan

Biaya per tahun pakai = (harga efektif − nilai jual kembali) ÷ sisa umur pakai

Angka berikut adalah indeks untuk menunjukkan cara kerja rumus, bukan harga. Harga unit baru dianggap 100.

KomponenUnit baruBekas ABekas B
Harga beli1006040
Unit afkir saat disortir0%15%10%
Biaya perbaikan dan cat ulang055
Harga efektif per unit layak10075,649,4
Nilai jual kembali di akhir301515
Umur atau sisa umur pakai5 tahun3 tahun3 tahun
Biaya per tahun pakai1420,211,5

Bekas A tampak hemat 40% di awal, tetapi per tahun pakai justru lebih mahal daripada unit baru. Bekas B lebih murah di kedua ukuran. Dengan asumsi unit baru dipakai 5 tahun, afkir 15%, dan sisa umur unit bekas 3 tahun, unit bekas baru sepadan bila harganya di bawah sekitar 44% dari harga unit baru.

Grafik perbandingan harga beli dan biaya per tahun pakai scaffolding baru dan bekas: bekas A lebih murah dibeli tetapi lebih mahal per tahun pakai

Angka ambang itu bergeser mengikuti kondisi barang. Makin sedikit yang afkir dan makin panjang sisa umurnya, makin tinggi harga bekas yang masih masuk akal. Karena itu pemeriksaan fisik harus dilakukan sebelum menawar, bukan sesudahnya.

Yang tidak ikut dalam hitungan

  • Dokumen. Unit bekas hampir tidak pernah disertai sertifikat material atau hasil uji. Di proyek yang mensyaratkannya, unit tanpa dokumen bisa ditolak masuk lokasi.
  • Ketersediaan tambahan. Membeli unit bekas dalam jumlah persis sama dengan spesifikasi yang sama untuk kedua kalinya jarang berhasil. Pada unit baru, pemesanan ulang lebih mudah dicocokkan.
  • Waktu sortir. Memeriksa ratusan komponen satu per satu membutuhkan orang dan hari kerja.
  • Tanggung jawab. Bila terjadi kegagalan, pemilik unit yang akan ditanya dari mana barang berasal dan bagaimana kelayakannya dipastikan.

Pertanyaan untuk penjual unit bekas

  • Unit ini bekas dipakai untuk pekerjaan apa dan berapa lama?
  • Apakah berasal dari satu pembelian atau kumpulan dari beberapa sumber?
  • Berapa tebal pipa aslinya dan siapa pembuatnya?
  • Apakah pernah diperbaiki, dilas ulang, atau dicat ulang?
  • Bolehkah memilih dan menolak unit satu per satu?
  • Apakah komponen kecil seperti joint pin dan pengunci ikut lengkap?

Penjual yang keberatan unitnya diperiksa satu per satu sudah menjawab pertanyaan terpenting.

Bila memilih unit baru

Pada unit baru, yang perlu dipastikan adalah spesifikasinya: tebal pipa, jenis lapisan, isi satu set, dan dokumen dari pemasok. Sebagai distributor, Gerbang Emas menjual unit baru dengan spesifikasi berikut.

SpesifikasiUnit baru di Gerbang Emas
SistemFrame, modular, menara, dan baja ringan
FinishingPainted dan galvanis
Tebal pipa frame1,8 mm atau 2,0 mm
Isi setJack base dihitung terpisah dari set
DokumenSpesifikasi pabrikan, dan mill certificate bila tersedia untuk batch tersebut
PengirimanSeluruh Indonesia
AksesorisCross brace, joint pin, jack base, U-head, dan papan pijakan bisa dipesan terpisah

Perbedaan lapisan cat dan galvanis memengaruhi umur pakai, dan pada akhirnya angka di tabel hitungan tadi. Bila pemakaian Anda hanya beberapa bulan dalam setahun, pilihan ketiga yaitu menyewa perlu ikut dihitung sebelum membeli.

yang sering ditanyakan

Apakah scaffolding bekas aman dipakai?

Layak dipertimbangkan bila setiap unit sudah diperiksa: pipanya lurus, tidak penyok, tidak menipis karena karat, lasnya utuh, dan ukurannya seragam. Pemeriksaan visual tidak menggantikan uji beban, jadi untuk penyangga beban berat atau proyek yang diaudit K3, minta unit diperiksa personel perancah bersertifikat. Unit yang riwayatnya tidak jelas dan tidak bisa diperiksa satu per satu sebaiknya tidak dibeli.

Berapa harga wajar scaffolding bekas?

Bergantung pada persentase unit yang afkir dan sisa umur pakainya. Hitung biaya per tahun pakai lalu bandingkan dengan unit baru. Dalam contoh di artikel ini, dengan asumsi 15% unit afkir dan sisa umur 3 tahun, unit bekas baru sepadan di bawah sekitar 44% harga unit baru. Ambang itu berubah bila kondisi barangnya berbeda.

Bagaimana cara mengecek scaffolding bekas?

Periksa kelurusan pipa, penyok, tingkat karat dan tebal dinding, sambungan las, lubang pin, cross brace, dan keseragaman ukuran. Waspadai cat baru yang tebal karena bisa menutupi karat dan las perbaikan.

Bolehkah mencampur scaffolding bekas dengan unit baru?

Hanya bila ukuran dan spesifikasinya benar-benar sama. Selisih kecil pada lebar frame atau jarak lubang pin membuat rangka tidak duduk rata dan beban tidak terbagi merata.

Apakah Gerbang Emas menjual scaffolding bekas?

Gerbang Emas adalah distributor yang menjual unit baru, tersedia dalam pilihan painted dan galvanis dengan tebal pipa frame 1,8 mm atau 2,0 mm, dan melayani pengiriman ke seluruh Indonesia. Spesifikasi pabrikan dapat diminta saat pemesanan, begitu juga mill certificate bila tersedia untuk batch tersebut.

Bandingkan dengan penawaran unit baru

Sebelum memutuskan, minta penawaran unit baru untuk jenis dan volume yang sama, lalu masukkan ke hitungan di atas. Spesifikasi dan proses pemesanannya ada di halaman jual scaffolding unit baru ke seluruh Indonesia.

Similar Posts